Video Corner

Loading...

Selasa, 14 Desember 2010

BLOG PENYELESAIAN MASALAH PADA HARDISK DAN PENJELASAN TENTANG "HAS","NAS","RAID".

PENYELESAIAN MASALAH PADA HARDISK

1. Harddisk terformat dan ingin mengembalikan data nya kembali.

kita dapat menggunakan aplikasi iCare Data Recovery, 

iCare Data Recovery - sebuah program untuk memulihkan file dihapus dan diformat dari hard drive, kartu SD, kartu memori dan USB Flash drive. Ini membantu Anda untuk memulihkan file dari partisi disk terbaca, jika rusak sektor boot atau serangan virus.


Program mencakup 4 Restore Wizard:
• "Partisi Recovery" untuk memulihkan dihapus partisi
• "Dihapus File Recovery" untuk memulihkan file dihapus, file dari partisi rusak atau boot sector rusak, dll
• "Deep Scan Pemulihan" untuk pemindaian dan mencari kedua file dihapus yang ada dan yang dapat dipulihkan
• "Format Recovery" untuk mengembalikan file dari hard drive oftormtirovannyh, drive eksternal, kartu SD, USB Flash Drives


Data kerugian tidak akan sakit kepala Anda! Sebagai solusi pemulihan data yang komprehensif, iCare Data Recovery dengan mudah dapat memulihkan file dari drive diformat salah, secara tak terduga penghapusan file, drive mentah atau filesystem mentah, serangan virus, partisi dihapus, software dll crash ini dapat memulihkan file dihapus seperti foto, dokumen, mp3, prospek file, presentasi, dan juga bekerja dengan semua jenis media penyimpanan seperti hard drive, removable hard drive, kartu sd cameral digital, drive usb, ipod, kartu memori dll

"ICare Data Recovery Software menggabungkan kesederhanaan penggunaan dengan perangkat lunak pemulihan mesin file yang paling kuat, yang dapat mencari dan menemukan file & foto terjawab oleh perangkat lunak pemulihan lainnya, bersama-sama dengan kemampuan unik" di-preview-fly "data sementara pencarian sedang dilakukan. "

iCare Data Recovery Software
• Reformat partisi, kartu memori, kamera kartu secara tidak sengaja?
• MBR rusak dan tidak dapat menemukan partisi anda atau USB tidak terdeteksi?
• sengaja menghapus partisi?
• Drive menjadi RAW?
• SHIFT DELETE dan perlu recovery file?
• Recover file dari disk dinamis
• kehilangan data tanpa alasan, Perlu perangkat lunak pemulihan?

2. Jika hardisk terkena virus dan ingin membersihkanya

Virus Komputer adalah sederet baris perintah yang dibuat manusia dalam bahasa pemograman tertentu yang bekerja tidak sesuai dengan fungsi  sebenarnya (pembelokan fungsi sebenarnya) dimana efeknya dapat memperlambat kinerja sistem, merugikan atau bahkan merusak sistem. Aplikasi ini mempunyai kemampuan untuk mengembang atau menyebar yang telah diatur di dalam program tersebut dan aplikasi ini dapat menginfeksi file dengan ekstensi file tertentu, .exe, .com, .txt, .jpg, dan lain sebagainya.

Adapun cara menangani computer yang terkena virus adalah, sbb brkt:
1. Matikan Internet dan File Sharing Jaringan Network
Jika komputer anda terhubung dengan jaringan lokal atau internet segera putuskan dan cabut bila perlu untuk memastikan 100% anda benar-benar tidak terkoneksi. Terkadang virus dan spyware memanipulasikomputer anda sehingga seolah-olah anda sudah tidak terhubung lagi dengan jaringan luar.

2. Update dan Scan
Langkah pertama untuk perbaikan jika anda merasa ragu-ragu ataupun merasa yakin bahwa komputer anda terserang virs atau spyware adalah melakukan update. Update dapat dilakukan baik melalui download www.organisasi.org internet maupun secara offline jika anda memiliki filenya dari orang lain. Setelah terupdate dengan definition yang baru maka anda sebaiknya langsung melakukan scanning untuk segera menyingkirkan virus yang ditemukan.

3. Aktif Pada Komunitas Mailing List / Forum Tentang Keamanan Komputer
Semakin anda banyak bergabung dengan komunitas komputer, maka semakin banyak orang yang akan membantu anda jika anda sedang dalam masalah. Jangan takut dan ragu untuk menanyakan masalah yang anda hadapi biarpun masalah itu sepele. Gunakan nama samaran jika perlu. Di luar sana terdapat banyak orang yang mungkin pernah mengalami hal yang sama dengan anda. Di samping itu anda mungkin akan mendapatkan tips jalan pintas, solusi, saran, dan sebagainya dari komunitas tersebut. Biasanya virus dan spyware yang terbaru juga dibahas pada komunitas tersebut.

4. Format Harddisk Jika Tidak Ada Jalan Keluar
Jika semua cara telah anda jalani dan tidak ada yang memberikan solusi yang memuaskan anda dapat mengambil jalan pintas terakhir, yaitu dengan memformat ulang hard disk anda. Pastikan data yang penting bagi anda sudah ada cadangannya pada medium lain yang tidak terinfeksi virus, spywre serta program jahat lainnya. Kemudian format hard drive anda dan install os dan prgram aplikasi yang biasa anda pakai. Setelah semua ok, maka copy kembali file-file penting anda padakomputer yang fresh tersebut.

3.  Harddisk tidak terdeteksi oleh computer.
 Untuk melihat apakah harddisk terdeteksi atau tidak bisa dilakukan dengan cara : pada saat computer booting, masuk ke BIOS dengan menekan tombol delete atau F2 (tergantung merk motherboardnya), kemudian pilih pada standart CMOS setup. Maka akan tampil sejumlah harddisk maupun cdrom yang terpasang.
Harddisk tidak terdeteksi ini bisa disebabkan oleh karena kabel data maupun kabel power tidak tersambung dengan benar pada harddisk. [pasang kabel data IDE / SATA atau kabel power dengan benar pada harddisk]. Atau bisa juga disebabkan oleh pengaturan jumper yang tidak benar [atur kembali pengaturan jumper pada harddisk, tidak boleh sama dengan jumper cdrom atau harddisk yang lain bila terdapat lebih dari 1 harddisk]. Yang lebih parah lagi adalah dikarenakan harddisk memang sudah rusak parah sehingga tidak bisa digunakan lagi.


4. Jika partisi pada harddisk tidak terdektesi 


 Pada keadaan ini computer masih bisa login ke windows (jika partisi yang hilang bukan partisi dimana MBR berada). Partisi tidak bisa tampil pada windows eksplorer. Coba dicheck dulu dengan cara klik kanan [MyComputer] > [Manage] > pada storage pilih [disk management]. Coba dilihat pada jendela sebelah kanan, terlihat apa tidak partisi yang hilang atau tidak muncul tadi. Setelah itu gunakan software untuk mengembalikan partisi yang hilang atau terhapus, biasannya software yang digunakan adalah software Partition Find and Mount Pro . Setelah program dibuka pilih harddisk > scan > pilih salah satu dari pilihan yang tersedia > klik [scan]. Jika sudah ketemu partisi yang dicari (partisi yang hilang atau terhapus) klik [Mount As] ikuti perintah selajutnya. Buka kembali windows explorer, semoga partisi yang hilang sudah bertengger atau muncul kembali.

5. Harddisk Lambat Mengakses File.
Solusi jika harddisk lambat mengakses file karena bad sector yaitu seperti yang telah disebutkan di atas.Namun solusi untuk harddisk yang lambat mengakses file karena file yang banyak dan tidak teratur dapat ditangani dengan defragmentasi Hardisk. Fungsinya adalah untuk memindahkan letak file yang belum di hapus ke satu tempat sehingga lebih rapi dan pembacaan data lebih cepat.

6.  Hard disk terkena bad sector.
Bad Sector di hardisk secara umum ada 2 macam, yaitu mekanik/fisik dan software. Bad sector mekanik, yaitu seperti permukaan lempeng penyimpan data hardisk rusak secara fisik misal karena tergores, terkena debu, terkena benturan keras dan sebagainya. Sedangkan bad sector software bisa terjadi ketika hardisk sedang sibuk tiba-tiba mati, arus putus dan sebagainya.
Coba format drive atau hardisk yang terdapat bad sector dengan format biasa, misalnya melalui klik kanan di Windows Explorer dan pilih format. Terkadang hal ini bisa menghilangkan bad sector.
Jika langlah tersebut tidak berhasil maka bisa dicoba beberapa cara dengan beberapa software gratis berikut:
1. Easeus Partition Manager
            2. HDD Low Level Format Tools
            3. Menggunakan Software bawaan dari vendor hardisk.


PENJELASAN DARI HAS, NAS, RAID.

-Mengenal RAID

RAID singkatan dari Redundant Array of Inexpensive Disks, tapi juga ada yang menyebutkan Redundant Array of Independent Disks. RAID merupakan gabungan beberapa harddisk yang terhubung satu sama lain. Meski kumpulan dari beberapa HDD, sistem pengoperasiannya tetap membaca sebagai satu disk. RAID di desain untuk meningkatkan keandalan data atau meningkatkan kinerja I/O dari harddisk.
Saat menyimpan sebuah data, data yang sama akan disimpan dalam harddisk lain, sehingga tingkat kegagalan penyimpanan data akibat kerusakan disk berkurang. Sebaliknya, data dalam setiap hard disk juga akan dibaca pada waktu bersamaan. Dengan begitu, akses data akan lebih cepat karena jika satu hard disk gagal terbaca, maka data yang sama pada hard disk lain akan menggantikannya. Karena kemampuannya lebih tinggi dibanding hard disk biasa, RAID umumnya digunakan untuk server
-NAS (Network Attached Storage)
Network-Attached Storage (NAS) device adalah sebuah sistem penyimpanan yang mempunyai tujuan khusus yaitu untuk diakses dari jauh melalui data network. Klien mengakses NAS melalui RPC ( remote-procedure-call) seperti NFS untuk UNIX atau CIFS untuk Windows. RPC dibawa melalui TCP atau UDP (User Datagram Protocol) dari IP network biasanya dalam local-area network (LAN) yang sama dengan yang membawa semua lalu lintas data ke klien. Unit NAS biasanya diimplementasikan sebagai sebuah RAID array dengan software yang mengimplementasikan interface RPC.
NAS menyediakan jalan yang cocok untuk setiap komputer dalam sebuah LAN untuk saling berbagi pool penyimpanan dengan kemudahan yang sama seperti menamai dan menikmati akses seperti HAS lokal. Umumnya cenderung untuk lebih tidak efisien dan memiliki peforma yang lebih buruk dari penyimpanan direct-attached.
ISCSI adalah protokol NAS terbaru. Protokol ini menggunakan protokol IP network untuk membawa protokol SCSI. Host dapat memperlakukan penyimpanannya seperti direct-attached, tapi storage-nya sendiri dapat berada jauh dari host.

-HAS (Host Attached Storage)

Host-Attached Storage (HAS) adalah pengaksesan storage melalui port M/K lokal. Port-port ini menggunakan beberapa teknologi. PC biasanya menggunakan sebuah arsitektur bus M/K yang bernama IDE atau ATA. Arsitektur ini mendukung maksimal 2 drive per M/K bus. Arsitektur yang lebih baru yang menggunakan simplified cabling adalah SATA.High-end workstation dan server biasanya menggunakan arsitektur M/K yang lebih rumit, seperti SCSI atau fiber channel (FC).

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More